Bodoh vs Pintar ala Bob Sadino

Wahyu Raja Reply 6:41 AM
Setiap orang punya perjalanan hidup yang berbeda-beda dan menerjemahkan perjalanan hidupnya pun tak akan sama kedalam petuah-petuah kata yang bermakna.
Demikian pula dengan sosok Bob Sadino yang ber-azzam untuk tidak membawa ilmu yang dimilikinya keliang kubur sebelum di ajarkan kepada anak bangsa ini.

Berikut tulisan-tulisan Beliau, semoga bermanfaat.

1. Terlalu Banyak Ide - Orang “pintar” biasanya banyak ide, bahkan mungkin telalu banyak ide, sehingga tidak satupun yang menjadi kenyataan. Sedangkan orang “bodoh” mungkin hanya punya satu ide dan satu itulah yang menjadi pilihan usahanya
2. Miskin Keberanian untuk memulai – Orang “bodoh” biasanya lebih berani dibanding orang “pintar”, kenapa ? Karena orang “bodoh” sering tidak berpikir panjang atau banyak pertimbangan. Dia nothing to lose. Sebaliknya, orang “pintar” telalu banyak pertimbangan.
3. Telalu Pandai Menganalisis – Sebagian besar orang “pintar” sangat pintar menganalisis. Setiap satu ide bisnis, dianalisis dengan sangat lengkap, mulai dari modal, untung rugi sampai break event point. Orang “bodoh” tidak pandai menganalisis, sehingga lebih cepat memulai usaha.
4. Ingin Cepat Sukses – Orang “Pintar” merasa mampu melakukan berbagai hal dengan kepintarannya termasuk mendapatkahn hasil dengan cepat. Sebaliknya, orang “bodoh” merasa dia harus melalui jalan panjang dan berliku sebelum mendapatkan hasil.
5. Tidak Berani Mimpi Besar – Orang “Pintar” berlogika sehingga bermimpi sesuatu yang secara logika bisa di capai. Orang “bodoh” tidak perduli dengan logika, yang penting dia bermimpi sesuatu, sangat besar, bahkan sesuatu yang tidak mungkin dicapai menurut orang lain.
6. Bisnis Butuh Pendidikan Tinggi – Orang “Pintar” menganggap, untuk berbisnis perlu tingkat pendidikan tertentu. Orang “Bodoh” berpikir, dia pun bisa berbisnis.
7. Berpikir Negatif Sebelum Memulai – Orang “Pintar” yang hebat dalam analisis, sangat mungkin berpikir negatif tentang sebuah bisnis, karena informasi yang berhasil dikumpulkannya sangat banyak. Sedangkan orang “bodoh” tidak sempat berpikir negatif karena harus segera berbisnis.
8. Maunya Dikerjakan Sendiri – Orang “Pintar” berpikir “aku pasti bisa mengerjakan semuanya”, sedangkan orang “bodoh” menganggap dirinya punya banyak keterbatasan, sehingga harus dibantu orang lain.
9. Miskin Pengetahuan Pemasaran dan Penjualan – Orang “Pintar” menganggap sudah mengetahui banyak hal, tapi seringkali melupakan penjualan. Orang “bodoh” berpikir simple, “yang penting produknya terjual”.
10. Tidak Fokus - Orang “Pintar” sering menganggap remeh kata Fokus. Buat dia, melakukan banyak hal lebih mengasyikkan. Sementara orang “bodoh” tidak punya kegiatan lain kecuali fokus pada bisnisnya.
11. Tidak Peduli Konsumen – Orang “Pintar” sering terlalu pede dengan kehebatannya. Dia merasa semuanya sudah Oke berkat kepintarannya sehingga mengabaikan suara konsumen. Orang “bodoh” ?. Dia tahu konsumen seringkali lebih pintar darinya.
12. Abaikan Kualitas -Orang “bodoh” kadang-kadang saja mengabaikan kualitas karena memang tidak tahu, maka tinggal diberi tahu bahwa mengabaikan kualitas keliru. Sednagnkan orang “pintar” sering mengabaikan kualitas, karena sok tahu.
13. Tidak Tuntas – Orang “Pintar dengan mudah beralih dari satu bisnis ke bisnis yang lain karena punya banyak kemampuan dan peluang. Orang “bodoh” mau tidak mau harus menuntaskan satu bisnisnya saja.
14. Tidak Tahu Pioritas – Orang “Pintar” sering sok tahu dengan mengerjakan dan memutuskan banyak hal dalam waktu sekaligus, sehingga prioritas terabaikan. Orang “Bodoh” ? Yang paling mengancam bisnisnyalah yang akan dijadikan pioritas
15. Kurang Kerja Keras dan Kerja Cerdas - Banyak orang “Bodoh” yang hanya mengandalkan semangat dan kerja keras plus sedikit kerja cerdas, menjadikannya sukses dalam berbisnis. Dilain sisi kebanyakan orang “Pintar” malas untuk berkerja keras dan sok cerdas,
16. Menacampuradukan Keuangan – Seorang “pintar” sekalipu tetap berperilaku bodoh dengan dengan mencampuradukan keuangan pribadi dan perusahaan.
17. Mudah Menyerah – Orang “Pintar” merasa gengsi ketika gagal di satu bidang sehingga langsung beralih ke bidang lain, ketika menghadapi hambatan. Orang “Bodoh” seringkali tidak punya pilihan kecuali mengalahkan hambatan tersebut.
18. Melupakan Tuhan - Kebanyakan orang merasa sukses itu adalah hasil jarih payah diri sendiri, tanpa campur tangan “TUHAN”. Mengingat TUHAN adalah sebagai ibadah vertikal dan menolong sesama sebagai ibadah horizontal.
19. Melupakan Keluarga – Jadikanlah keluarga sebagai motivator dan supporter pada saat baru memulai menjalankan bisnis maupun ketika bisnis semakin meguras waktu dan tenaga
20. Berperilaku Buruk – Setelah menjadi pengusaha sukses, maka seseorang akan menganggap dirinya sebagai seorang yang mandiri. Dia tidak lagi membutuhkan orang lain, karena sudah mampu berdiri diatas kakinya sendiri.

Pergeseran Trend Teknologi pada Tahun 2012

Wahyu Raja Reply 6:06 PM
Tahun 2011 menandai sejumlah "pergeseran". Event sekelas Consumer Electronics Show di Las Vegas Januari lalu telah mengirim sinyal perubahan, yang kemudian diteruskan pameran sejenis di Eropa (Bonn) maupun Asia Tenggara (Singapura), akan menjadi tolok ukur trend teknologi untuk tahun 2012. Sejumlah lembaga riset pasar juga menenggarai bagaimana produk baru hadir sebagai kompetitor potensial, bahkan lanjut menggantikan pemimpin pasar sebelumnya. Berikut kami pilihkan beberapa arus perubahan trend dalam sebuah ilustrasi terkenal kisah David sebagai sang penantang dan Goliath sebagai yang diunggulkan.

iPad vs Kindle Fire
Genap dua tahun iPad hadir di tengah konsumen dan masih menjadi Tablet paling populer. Statistik penjualan Apple menunjukkan angka 40 juta unit sejak pembukuan April 2010, sementara para pesaingnya harus bongkar pasang strategi pemasaran dengan tambahan berbagai fasilitas dan aplikasi.

Hingga Oktober tahun ini, Amazon dengan berani meluncurkan Kindle Fire, sebuah Tablet berkapasitas 8GB, dan difokuskan untuk menjelajahi literatur (e-books) di dunia maya. Harganya? Yeap, cuma $199!

Kindle Fire akan dikirim ke berbagai negara mulai 15 November 2011 dan diprediksi sanggup mengalahkan iPad dari segi angka penjualan dan popularitas, karena kalau berdasarkan spec nya jelas sangat jauh berbeda.
Tablet vs Laptop
 Ada yang menyebut sekarang adalah masa "post-PC", artinya kita tidak lagi berinteraksi terpaku di depan sebuah monitor dan CPU terpisah, melainkan menjinjing laptop. Tapi, ibarat seumur jagung, booming laptop agaknya mulai beralih dengan munculnya Tablet PC. Akankah laptop begitu saja terpinggirkan oleh kehadiran device yang lebih praktis dan multifungsi? Hasil riset International Data Group memproyeksikan penjualan laptop tahun 2012 masih akan stabil, bahkan mengalami kenaikan tipis sekitar 11%.
Keyboard vs Voice Controls
  Hampir 150 tahun yang lalu, dunia modern mengenal mesin ketik. Di era komputerisasi, perannya praktis tergantikan oleh keyboard sebagai input device ke PC. Dan, katakanlah ada puluhan vendor menjadi pemain di segmen peripheral ini. Lantas bagaimana ketika Google dan Apple memperkenalkan sistem input berbasis perintah suara (voice-based)?

Kini para pengguna Android berkenalan dengan Voice Actions sementara pemilik iPhone 4S dengar-dengar semakin "mesra" dengan Siri.

Bukan hanya di platform device, Google juga coba bereksperimen untuk mengintegrasikan Voice Action pada aplikasi browser mereka: Google Chrome. Harus diakui, teknologi ini belum sepenuhnya sempurna (dan mungkin juga kita sebagai pengguna belum terbiasa. Walau bagaimanapun, teknologi perintah suara sudah semakin membumi.
Spotify vs iTunes
   
Musik bagian dari hidup. Apple iTunes telah merevolusi industri musik di tahun 2003 dengan menyediakan lagu-lagu yang bisa didownload dengan harga relatif murah.

Oke, di internet kita memang bisa mencari dan mendownload lagu-lagu yang diinginkan (via mediashare etc). Di tengah hilir-mudiknya hits single terbaru, Spotify (dan sejumlah portal layanan music subscription) mulai "merongrong" kedudukan iTunes dengan memberi akses ke "gudang" atau perpustakaan lagu, yang tidak perlu dibeli atau dimiliki, karena pengguna cuma butuh koneksi untuk streaming. Jadi, konsepnya mungkin lebih memudahkan kedua pihak; antara pengguna yang ingin mendengarkan lagu tersebut dan penyedia layanan memberikan akses, sekaligus meraih user tentunya.

Spotify mengklaim saat ini telah diakses lebih dari 10 juta ID user aktif, dimana 2 juta ID di antaranya memilih opsi berlangganan. Dari layanan subscribe (berlangganan) inilah Spotify berharap terus mengalirkan pundi-pundi dollar. Musik untuk semua?? Yes!
 
BlackBerry vs iOS, Android, dan Windows Phone 7
Di awal 2010, RIM BlackBerry menjadi smartphone paling populer di kawasan Amerika Utara (NA). Tapi belakangan ini, RIM seakan tak kuasa menghadapi besarnya "bayang-bayang" berbagai operating system lain di platform mobile : iOS (Apple), Android dan yang teranyar Windows 7. RIM lantas berbenah dan langsung bermanuver dengan meng-uprgade operating system menjadi BBXOS.

Pada acara tahunan Blackberry di bulan Oktober lalu, para engineer RIM membocorkan kemungkinan penggunaan Android pada smartphone mereka. RIM yang berjaya sebagai perintis smartphone kini dalam posisi terjepit oleh 3 OS lainnya. Belum lagi jika di tahun 2014 nanti, Linux siap terjun meramaikan pasar smartphone. 

 Flash vs HTML 5
 Adobe Flash sebagai platform pemutar video di internet tampaknya tak lama lagi bakal tergantikan HTML 5. Dan siapakah yang dengan "jumawa" memulai revolusi ini? Yeap! Apple mensterilkan fitur flash dari setiap produk device iOS. Langkah serupa juga diikuti Microsoft, yang meniadakan Flash plug-ins pada browser seri terbaru mereka IE 10, yang disediakan untuk Windows 8.
 HDD vs SSD
Solid-state drives (SSDs) semakin jadi pilihan kebutuhan penyimpanan data (storage) di mobile device, juga laptop. Ukurannya yang mini dengan kapasitas luar biasa, membuat seri Intel Ultrabook dan Apple MacBook Air terlihat ramping. Sistem booting SSD berjalan cepat karena tidak mempengaruhi komponen moving parts, yang diyakini membuatnya lebih tangguh dibanding HDD.
Flickr vs Instagram
  Berapa banyak di antara kalian yang sudah mengunggah (upload) foto melalui Flickr? Situs ini cukup ramah bagi para user dan jaringannya pun didukung sistem yang komprehensif hingga tak heran jumlah usernya sudah mencapai 51 juta akun ID. Di sisi lain, para pengguna iPhone baru saja "berbulan madu" dengan kamera ciamik pada iPhone4 yang dilengkapi fitur share melalui app Instagram.

Sebagai perbandingan, Instagram meraih 9 juta user dalam waktu sepuluh bulan (dan lebih dari 150 juta foto terupload), sementara Flickr selama 2 tahun baru membagikan 100 juta file foto. Bukan hanya itu, pengelola Flickr tambah harap-harap cemas karena situs indk mereka, Yahoo, juga hendak bersinergi untuk meluncurkan app berbasis Android untuk menyaingi Instagram.
Facebook vs Google+ 
 Friendster sebagai pionir jejaring sosial bermetamorfosis menjadi portal game, sedangkan "sang penerus" Facebook justru menjadi platform bagi game-game browser. Di sinilah persimpangan itu. Tak ada hujan, tak ada badai, tiba-tiba Google berinisiatif menciptakan platform jejaring sosial bernama Google+. Lawan yang cukup tangguh bagi Facebook, mengingat kapasitas user yang sudah menggunakan berbagai aplikasi Google bisa sangat diperhitungkan.

Mampukah Google+ menggoyahkan kemapanan Facebook (?) yang menyentuh angka 800 juta user di seluruh dunia (dengan jumlah terbesar di negara-negara maju seperti AS, Inggris dan Eropa)?

Google jelas pantang mundur. Dan 40 juta akun user kini bisa saling berbagi dengan fitur-fitur khas dan semakin "personal" untuk menularkan "plus" satu sama lain. Hei, mengapa keduanya tidak bergabung saja menjadi Facebook (+) plus ??
Mobile Web vs Traditional Web
 
Lagi-lagi hasil riset IDC (Internet Data Centre) jadi acuan dengan memproyeksikan bahwa di tahun 2015 mendatang mayoritas warga AS akan mengakses internet via mobile device ketimbang PC.

Yup! Lupakan monitor, mouse,keybord dan CPU. Di masa depan, performa smartphone (dan tentunya juga Tablet) akan semakin ideal mengakselerasikan content website dari internet.

Pemakaian internet bukan lagi sekadar gaya hidup, melainkan kebutuhan yang menyatu dalam ritme aktivitas.Ketersediaan mobile device secara massal (dan harga yang relatif kian terjangkau) akan mengubah pola dan gaya hidup kita.

HTML5 vs. Flash Untuk Game [infografis]

Wahyu Raja Reply 5:36 PM
Para gamers mungkin tidak memikirkan teknologi apa yang dipakai dalam sebuah game yang dimainkannya. Mereka hanya berpikir game-nya berjalan secara baik atau tidak. Tentu saja jika berbicara teknologi HTML5 dan Flash, kebanyakan dari game yang dibangun dengan teknologi ini adalah game online, misalnya Zynga Poker, CityVille, FarmVille dan sebagainya.
Dengan teknologi HTML5 yang bisa dipadukan dengan menggunakan CSS3 dan Javascript, banyak yang mulai mengembangkan sebuah game yang tujuannya adalah user dan pengguna tidak perlu lagi memasang tambahan plugin untuk memainkan game. Namun pada kenyataannya (untuk sekarang, pada saat artikel ini dibuat) teknologi  HTML5 baru didukung oleh 40% peramban sedangkan untuk Flash, 99% peramban sudah memberi dukungan.
HTML5 mungkin akan memberikan kenaikan performa pada game dan tidak memberi beban terlalu berat bagi CPU, namun para gamers nampaknya belum menggubris akan nilai positif jika game dibuat dengan teknologi ini. Berbeda kondisi bagi para developer yang ingin mengembangkan game yang bisa jalan dimana saja, misalnya di ponsel, yang mau tak mau harus meninggalkan Flash dan beralih ke HTML5. iPhone bahkan tidak mengenali flash! :D
Mari cermati infografis HTML5 vs Flash untuk game dibawah ini.
HTML5 vs Flash Games
Created by: One More Level
Jika melihat dari timeline, HTML5 baru akan sempurna pada tahun 2022. Masih sangat lama. Namun, jika flash tidak melakukan pembaruan, maka teknologi ini mungkin akan dilupakan pada waktu mendatang.
HTML5 itu sexy, namun Flash masih merajai jika berhubungan dengan game.

C++

Wahyu Raja Reply 7:04 PM

Metode Eliminasi Gauss


Listing Programnya:
#include<iostream>
using namespace std;
int main(){
int a[2][2];
int c[2];
 a[0][0]=3;
 a[1][0]=4;
 a[2][0]=2;
 a[0][1]=1;
 a[1][1]=7;
 a[2][2]=5;
 c[0]=5;
 c[1]=20;
 c[2]=10;
 int k;
  int i;
  int j;
 float faktor;
 int jumlah;
 int n;
 int x[2];
 n=2;
for(k=0;k<(n-1);k++){
 for(i=k+1;i<n;i++){
faktor=a[i][k]/a[k][k];
for(j=k+1;j<n;j++){
 a[i][j]=faktor*[k][j];
c[i]=faktor*c[k]  }               
 x[n]=[n]/a[n]
  for<i=n-1;i<1;i++)
 {
  jumlah=0;
  for(j=i+1;j<n;j++){
  jumlah=jumlah+a[i][j]*x[j];
 }
  x[i]=(c[i]-jumlah)/a[i][j];
  return 0;
 }

Menghitung suhu celcius, reamur, kelvin dan fahreinhet

January 21, 2009
Pada pertemuan ini, akan dibahas mengenai cara menghitung suhu dengan diketahui suhu celciusnya berbeda2.
1. dik: c=100;
dit: r, k, dan f?????????
#include<iostream>
using namespace std;
int main()
{
float c;
float R;
float k;
float f;
c=100;
k=c+273;
R=(c*0.8);
f=(c*1.8)+32;
cout <<k<<endl;
cout <<R<<endl;
cout <<f<<endl;
return 0;
}v12
2. dik: c=130;
     dit: r, k, dan f?????????
 
#include<iostream>
using namespace std;
int main()
{
float c;
float R;
float k;
float f;
c=130;
k=c+273;
R=(c*0.8);
f=(c*1.8)+32;
cout <<k<<endl;
cout <<R<<endl;
cout <<f<<endl;
return 0;
}

v21

3. dik: c=160;
     dit: r, k, dan f?????????
 
#include<iostream>
using namespace std;
int main()
{
float c;
float R;
float k;
float f;
c=160;
k=c+273;
R=(c*0.8);
f=(c*1.8)+32;
cout <<k<<endl;
cout <<R<<endl;
cout <<f<<endl;
return 0;
}


4. dik: c=70;
     dit: r, k, dan f?????????
  
#include<iostream>
using namespace std;
int main()
{
float c;
float R;
float k;
float f;
c=70;
k=c+273;
R=(c*0.8);
f=(c*1.8)+32;
cout <<k<<endl;
cout <<R<<endl;
cout <<f<<endl;
return 0;
}

5. dik: c=70;
     dit: r, k, dan f?????????
#include<iostream>using namespace std;
int main()
{
float c;
float R;
float k;
float f;
c=20;
k=c+273;
R=(c*0.8);
f=(c*1.8)+32;
cout <<k<<endl;
cout <<R<<endl;
cout <<f<<endl;
return 0;
}



6. # include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
float C[4];
float R[4];
float F[4];
float K[4];
C[0]=100;
C[1]=130;
C[2]=160;
C[3]=70;
C[4]=20;
R[0]=C[0]*0.8;
R[1]=C[1]*0.8;
R[2]=C[2]*0.8;
R[3]=C[3]*0.8;
R[4]=C[4]*0.8;
F[0]=(C[0]*1.8)+32;
F[1]=(C[1]*1.8)+32;
F[2]=(C[2]*1.8)+32;
F[3]=(C[3]*1.8)+32;
F[4]=(C[4]*1.8)+32;
K[0]=C[0]+273;
K[1]=C[1]+273;
K[2]=C[2]+273;
K[3]=C[3]+273;
K[4]=C[4]+273;
cout<<R[0]<<endl;
cout<<R[1]<<endl;
cout<<R[2]<<endl;
cout<<R[3]<<endl;
cout<<R[4]<<endl;
cout<<F[0]<<endl;
cout<<F[1]<<endl;
cout<<F[2]<<endl;
cout<<F[3]<<endl;
cout<<F[4]<<endl;
cout<<K[0]<<endl;
cout<<K[1]<<endl;
cout<<K[2]<<endl;
cout<<K[3]<<endl;
cout<<K[4]<<endl;
return 0;
}

Metode Biseksi Edisi Perbaiki

January 20, 2009
#include<iostream>
using namespace std;
int main(){
int i;
float fx,fa,fb;
float a,b;
float xbaru;
a=-1;
b=0;
for(i=0;i<10;i++)
{
fa=(a*a)-(4*a)-5;
fb=(b*b)-(4*b)-5;
if(fa*fb>0)
{
cout<<”berhenti”;
}
else
{
xbaru=(a+b)/2;
fx=xbaru*(xbaru)-(4*xbaru)-5;
if(fx*fa<0)
{
b=xbaru;
}else{
a=xbaru;
}
}
cout <<fx<<”   “<<fa<<endl;
}
return 0;
}
b1

perkalian 2 matrik


pada perkalian matrik yang perlu diketahui adalah:
perkalian matrik terbagi 2 yaitu:
1. perkalian skalar
2. perkalian 2 buah matrik
Matrik dapat dikalikan satu terhadap yang lain hanya jika banyak kolom dalam matrik yang pertama sama dengan banyaknya baris dalam matrik kedua.
listing Programnya
matriks a
#include <iostream>
using namespace std;
int main (){
int a[2][3];
a[0][0]=4;
a[1][0]=2;
a[0][1]=7;
a[1][1]=3;
a[0][2]=6;
a[1][2]=1;
for(int i=0;i<2;i++){
for(int j=0;j<3;j++){
cout<<a[i][j];}
cout<<endl;
}

return 0;
}

t1
matrik b
#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
int b[3];
b[0]=8;
b[1]=5;
b[2]=9;

for(int i=0;i<3;i++){
cout<<b[i] <<endl;
}
return 0;
}

t2
Jadi, perkalian antara matrik a dengan matrik b adalah:
programnya:
#include <iostream>
using namespace std;
int main (){
int a[2][3];
int b[3];
int c[2];
a[0][0]=4;
a[1][0]=2;
a[0][1]=7;
a[1][1]=3;
a[0][2]=6;
a[1][2]=1;
for(int i=0;i<2;i++){
for(int j=0;j<3;j++){
cout<<a[i][j];}
cout<<endl;
}
b[0]=8;
b[1]=5;
b[2]=9;

for(int m=0;m<3;m++){
cout<<b[m] <<endl;
}
for(int l=0;l<2;l++){
c[l]=a[i]*b[m];
cout<<c[l]<<endl;
}
return 0;
}


Hukum Coulomb

Pada penyelesaian hukum coulomb, saya akan membahas mengenai bagaimana mencari gaya coulomb. pada tahap pertama dipenyelesaiaannya langsung diketahui konstantanya tetapi pada tahap kedua di cari dulu konstantanya.
1. dik: q1=1000;
q2=2000;
r=1;
k=9100000000;
ditanya f=……….?
penyelesaian:
Listing programnya:
#include<iostream>
using namespace std;
float main()
{
float q1=1000;
float q2=2000;
float r=1;
float k=9100000000;
float f;
f=k*((q1*q2)/(r*r));
cout<<f;
return 0;
}
z12
z21
2. dik: q1=3.4;
q2=1.5;
r=2.5;
pi=3.14;
e=0.0000000885;
dit:f=………….?
listing programnya:
#include<iostream>
using namespace std;
float main( )
{
float q1=3.4;
float q2=1.5;
float r=2.5;
float pi=3.14;
float e=0.0000000885;
float k=(1/(4*pi*e));
float f=k*((q1*q2)/(r*r));
cout <<f;
return 0;
}
z31
z41

Tugas persamaan kuadrat

January 19, 2009
#include <iostream>
#include <cmath>
using namespace std;
int main ()
{
int a=1;
int b=-4;
int c=-5;
int d;
int x1;
int x2;
d= sqrt((b*b)-(4*a*c));
x1=(-b+d)/(2*a);
x2=(-b-d)/(2*a);
cout<<x1<<endl;
cout<<x2<<endl;
return 0;
}
k1

suhu(celcius,reamur,fahreinhet,kelvin)


Pada tugas tentang suhu, yaitu mencari suhu reamur, fahreinhet dan kelvin, dimana diketahui nilai celcius yaitu 100 derajat celcius.
listing programnya adalah sebagai berikut:
1. jika diketahui c=100, ditanya berapa nilai celcius ke kelvin???
Listing programnya:
#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
float C;
float K;
C=100;
K=C+273;
cout <<K;
return 0;
}
w1
2. jika c=100, berapa suhu celcius ke reamur
listing programnya:
#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
float C;
float R;
C=100;
K=R*0.8;
cout <<R;
return 0;
}
w2
3. jika c=100, berapa suhu celcius ke fahreinhet
listing programnya:
#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
float C;
float F;
C=100;
F=(C*1.8)+32;
cout <<F;
return 0;
}
w3
4. jika c=100, maka penggabungan dari ketiga suhu tersebut adalah :
Listing programnya:
#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
float C;
float K;
float F;
float R;
C=100;
K=C+273;
F=(C*1.8)+32;
R=C*0.8;
cout<<K<<endl;
cout<<F<<endl;
cout<<R<<endl;
return 0;
}
w4

Lanjutan Tugas Fiskom 1


Program C++ tugas lanjutan dari program 5 sampai program 8.
Program 5
// file fk02_01.cpp
// Menjumlahkan nilai dari 1 sampai dengan 10.
#include <iostream>
using std::cout;
using std::endl;
// fungsi utama
int main()
{
int sum;              // variabel sum untuk menyimpan
int x;                // variabel x sebagai hitung
x = 1;                // hitung mulai dari 1
sum = 0;              // permulaan sum
while ( x <= 10 ) {
sum += x;          // tambah x ke sum
++x;               // naikkan nilai x sejumlah 1
} // akhir while
cout << “The sum is: ” << sum << endl;
return 0;  // akhir program
} // akhir fungsi utama
z11
Program 6
// program fk02_2.cpp
// x pangkat y.
#include <iostream>
using std::cout;
using std::cin;
using std::endl;
// fungsi utama
int main()
{
int x;      // dasar
int y;      // pangkat
int i;      // hitung dari 1 ke y
int power;  // hintung x pangkat y
i = 1;      // i mulai dari 1
power = 1;  // mulai pangkat
cout << “Enter base as an integer: “;  // label
cin >> x;                              // masukkan x
// untuk pangkat
cout << “Enter exponent as an integer: “;
cin >> y;                              // masukkan pangkat
// hitung dari 1 ke y dan kali pangkat x
while ( i <= y ) {
power *= x;
++i;
} // akhir while
cout << power << endl;  // tampilkan hasil
return 0;               // akhir program
} // akhir fungsi utama
z2
Program 7
// program fk02_3.cpp
// Total nilai
#include <iostream>
using std::cout;
using std::endl;
// fungsin utama
int main()
{
int y;          // deklarasi y
int x = 1;      // mulai x
int total = 0;  // mulai total
while ( x <= 10 ) {    // looping 10 kali
y = x * x;          // hitung dengan kali
cout << y << endl;  // hasil
total += y;         // tambah y ke total
++x;                // tambahkan x
} // akhir while
cout << “Total is ” << total << endl;  //tampilkan hasil
return 0;  // akhir program
} // akhir fungsi utama
z3
Program 8
// program fk02_4.cpp
// apa hasilnya
#include <iostream>
using std::cout;
using std::endl;
// fungsi utama
int main()
{
int count = 1;            // mulai hitung
while ( count <= 10 ) {   // loping 10 kali
// hasil teks
cout << ( count % 2 ? “****” : “++++++++” )
<< endl;
++count;               // tambahkan count
}
return 0;   // akhir program
} // akhir fungsi utama
z4

TUGAS FISKOM 1


Program 1
// file fk01_1.cpp
// program mencetak kata dalam beberapa baris
#include <iostream>
// fungsi utama
int main()
{
std::cout << “Fisika\nKomputasi\n\nDengan C++!\n”;
return 0;   // akhir program
} // akhir fungsi utama
tugas12Program 2
// file fk01_1.cpp
// program mencetak kata dalam beberapa baris
#include <iostream>
// fungsi utama
int main()
{
std::cout << “Welcome “;
std::cout << “to C++!\n”;
return 0;   // akhir program
} // akhir fungsi utama
tugas22 Program 3
// file fk01_3.cpp
// Program penambahan
#include <iostream>
// fungsi utama
int main()
{
int integer1;  // nilai pertama yang di input
int integer2;  // nilai kedua yang di input
int sum;       // variable untuk menyimpan hasil tambah
std::cout << “Enter first integer\n”;  // label
std::cin >> integer1;                  // ambil nilai pertama
std::cout << “Enter second integer\n”; // label
std::cin >> integer2;                  // ambil nilai kedua
sum = integer1 + integer2;  // masukkan kedalam rumus tambah
std::cout << “Sum is ” << sum << std::endl; // cetak hasil tambah
return 0;   // selesai program
} // akhir fungsi utama
tugas31
Program 4
// file fk01_4.cpp
// program yang menggunakan if dan operator
#include <iostream>
using std::cout;  // penggunaan cout
using std::cin;   // penggunaan cin
using std::endl;  // penggunaan endl
// fungsi utama
int main()
{
int num1;  // nilai pertama yang di input
int num2;  // nilai kedua yang di input
cout << “Enter two integers, and I will tell you\n”
<< “the relationships they satisfy: “;
cin >> num1 >> num2;   // baca dua nilai
if ( num1 == num2 )
cout << num1 << ” is equal to ” << num2 << endl;
if ( num1 != num2 )
cout << num1 << ” is not equal to ” << num2 << endl;
if ( num1 < num2 )
cout << num1 << ” is less than ” << num2 << endl;
if ( num1 > num2 )
cout << num1 << ” is greater than ” << num2 << endl;
if ( num1 <= num2 )
cout << num1 << ” is less than or equal to “
<< num2 << endl;
if ( num1 >= num2 )
cout << num1 << ” is greater than or equal to “
<< num2 << endl;
return 0;   // akhir program
} // akhir fungsi utama
tugas41

Tugas fiskom tentang program C++, matriks, Gauss, deferensial numerik


pada kesempatan ini saya akan menjelaskan sedikit tentang matrik:
matrik adalah sekumpulan bilangan riil yang disusun menurut baris dan kolom sehingga membentuk jajaran (array) persegi panjang.
matrik mempunyai m baris dan n kolom yang disebut matrik m x n atau matrik berorde m x n.
elemen matrik mempunyai alamat indeks, dimana indeks pertama menyatakan baris dan indeks keduanya menyatakan kolom.
penambahan/penjumlahan 2 matrik
Tampilkan matrik
int a[2][3]// variabel a dengan 2 baris x 3 kolom
cout<<a[i][j];//cetak hasil
int b[2][3]// variabel a dengan 2 baris x 3 kolom
cout<<b[i][j];//cetak hasil

mm2Listing penambahan 2 matrik
#include<iostream>
using namespace std;
int main (){
int a[2][3],b[2][3],c[2][3];
a[0][0]=4;
a[1][0]=5;
a[0][1]=2;
a[1][1]=7;
a[0][2]=3;
a[1][2]=6;
b[0][0]=1;
b[1][0]=3;
b[0][1]=8;
b[1][1]=5;
b[0][2]=5;
b[1][2]=4;
for(int i=0;i<2;i++){
for(int j=0;j<3;j++){
c[i][j]=a[i][j]+b[i][j];
cout<<c[i][j]<<”";}
cout<<endl;
}
return 0;
}
bb3Perkalian 2 matrik


tampilkan matrik
int a[2][3]// variabel a dengan 2 baris x 3 kolom
cout<<a[i][j];//cetak hasil
int b[3][2]// variabel a dengan 3 baris x 2 kolom
cout<<b[i][j];//cetak hasil

Membuat Lingkaran dengan OpenGL

Wahyu Raja Reply 6:48 PM
Dalam geometri Euklid, sebuah lingkaran adalah himpunan semua titik pada bidang dalam jarak tertentu, yang disebut jari-jari, dari suatu titik tertentu, yang disebut pusat. Lingkaran adalah contoh dari kurva tertutup sederhana, membagi bidang menjadi bagian dalam dan bagian luar.

Pada pembuatan lingkaran ini kita menggunakan rumus-rumus matematika berupa cos dan sin. Berkaitan dengan cos dan sin, maka yang paling penting kita harus mengubah sudut dari dari deg ke radian, yaitu 1 deg = 3.14159/180, untuk 1 lingkaran maka 2 deg.
Program Sederhana Lingkaran
#include <gl/glut.h>
#include <windows.h>
#include <math.h>

const double PI = 3.141592653589793;
int i,radius,jumlah_titik,x_tengah,y_tengah;
void Draw() {
 glClear(GL_COLOR_BUFFER_BIT);
 glColor3f(1.0, 1.0, 1.0);

 glBegin(GL_LINE_LOOP);
 radius=40;
 jumlah_titik=20;
 x_tengah=50;
 y_tengah=50;
 for (i=0;i<=360;i++){
        float sudut=i*(2*PI/jumlah_titik);
        float x=x_tengah+radius*cos(sudut);
        float y=y_tengah+radius*sin(sudut);
  glVertex2f(x/100,y/100);


 }
 glEnd();


 glFlush();
}

void Initialize() {
 glClearColor(0.0, 0.0, 0.0, 0.0);
 glMatrixMode(GL_PROJECTION);
 glLoadIdentity();
 glOrtho(0.0, 1.0, 0.0, 1.0, -1.0, 1.0);
}

int main(int iArgc, char** cppArgv) {
 glutInit(&iArgc, cppArgv);
 glutInitDisplayMode(GLUT_SINGLE | GLUT_RGB);
 glutInitWindowSize(250, 250);
 glutInitWindowPosition(200, 200);
 glutCreateWindow("Lingkaran");
 Initialize();
 glutDisplayFunc(Draw);
 glutMainLoop();
 return 0;
}
Hasil Kompile Program di atas

Program Sedikit variasi dengan Lingkaran
#include <gl/glut.h>
#include <windows.h>
#include <math.h>

const double PI = 3.141592653589793;
int i,radius,jumlah_titik,x_tengah,y_tengah;
void Draw() {
 glClear(GL_COLOR_BUFFER_BIT);
 glColor3f(1.0, 1.0, 1.0);

 glBegin(GL_LINE_LOOP);
 radius=40;
 jumlah_titik=20;
 x_tengah=50;
 y_tengah=50;
 for (i=0;i<=360;i++){
        float sudut=i*(2*PI/jumlah_titik);
        float x=x_tengah+radius*cos(sudut);
        float y=y_tengah+radius*sin(sudut);
  glVertex2f(x/100,y/100);


 }
 glEnd();

    glBegin(GL_TRIANGLE_FAN);
 radius=5;
 jumlah_titik=20;
  x_tengah=30;
     y_tengah=60;
 for (i=0;i<=jumlah_titik;i++){
        float sudut=i*(2*PI/jumlah_titik);
        float x=x_tengah+radius*cos(sudut);
        float y=y_tengah+radius*sin(sudut);
  glVertex2f(x/100,y/100);


 }
 glEnd();

    glBegin(GL_TRIANGLE_FAN);
 radius=5;
 jumlah_titik=20;
    x_tengah=70;
 y_tengah=60;
 for (i=0;i<=jumlah_titik;i++){
        float sudut=i*(2*PI/jumlah_titik);
        float x=x_tengah+radius*cos(sudut);
        float y=y_tengah+radius*sin(sudut);
  glVertex2f(x/100,y/100);


 }
 glEnd();

    glBegin(GL_LINE_LOOP);
    glVertex2f(0.5,0.6);
    glVertex2f(0.4,0.5);
    glVertex2f(0.6,0.5);
    glEnd();

    glBegin(GL_LINE_LOOP);
 radius=20;
 jumlah_titik=180;
    x_tengah=50;
 y_tengah=40;
 for (i=90;i<=jumlah_titik;i++){
        float sudut=i*(2*PI/jumlah_titik);
        float x=x_tengah+radius*cos(sudut);
        float y=y_tengah+radius*sin(sudut);
  glVertex2f(x/100,y/100);


 }
 glEnd();
 glFlush();
}

void Initialize() {
 glClearColor(0.0, 0.0, 0.0, 0.0);
 glMatrixMode(GL_PROJECTION);
 glLoadIdentity();
 glOrtho(0.0, 1.0, 0.0, 1.0, -1.0, 1.0);
}

int main(int iArgc, char** cppArgv) {
 glutInit(&iArgc, cppArgv);
 glutInitDisplayMode(GLUT_SINGLE | GLUT_RGB);
 glutInitWindowSize(250, 250);
 glutInitWindowPosition(200, 200);
 glutCreateWindow("Lingkaran senyum");
 Initialize();
 glutDisplayFunc(Draw);
 glutMainLoop();
 return 0;
}
Hasil Kompile Program diatas

Menampilkan Quad,Polygon dan Triangle Fan dengan OpenGL

Wahyu Raja Reply 6:48 PM
Menampilkan Quad
Gambar Quad adalah bentuk segiempat dengan vertex yang bebas. Bebas disini artinya mempunyai segi empat buah yang bebas. Untuk menampilkan Quad, OpenGL mengunakan perintah GL_QUADS.

Perintah sederhana menampilkan SQUAD adalah :

glBegin(GL_QUADS);
glVertex3f(0.2, 0.2, 0.0);
glVertex3f(0.8, 0.2, 0.0);
glVertex3f(0.6, 0.4, 0.0);
glVertex3f(0.4, 0.4, 0.0);
glVertex3f(0.4, 0.6, 0.0);
glVertex3f(0.6, 0.6, 0.0);
glVertex3f(0.8, 0.8, 0.0);
glVertex3f(0.2, 0.8, 0.0);
glEnd();

Gambar yang dihasilkan dari peritah diatas adalah :

Perintah lengkap menampilkan SQUAD dalam main program bahasa C adalah :

#include <gl/glut.h>

void Draw() {
glClear(GL_COLOR_BUFFER_BIT);
glColor3f(1.0, 1.0, 1.0);
glBegin(GL_QUADS);
glVertex3f(0.2, 0.2, 0.0);
glVertex3f(0.8, 0.2, 0.0);
glVertex3f(0.6, 0.4, 0.0);
glVertex3f(0.4, 0.4, 0.0);
glVertex3f(0.4, 0.6, 0.0);
glVertex3f(0.6, 0.6, 0.0);
glVertex3f(0.8, 0.8, 0.0);
glVertex3f(0.2, 0.8, 0.0);
glEnd();
glFlush();
}

void Initialize() {
glClearColor(0.0, 0.0, 0.0, 0.0);
glMatrixMode(GL_PROJECTION);
glLoadIdentity();
glOrtho(0.0, 1.0, 0.0, 1.0, -1.0, 1.0);
}

int main(int iArgc, char** cppArgv) {
glutInit(&iArgc, cppArgv);
glutInitDisplayMode(GLUT_SINGLE | GLUT_RGB);
glutInitWindowSize(250, 250);
glutInitWindowPosition(200, 200);
glutCreateWindow(“Quads”);
Initialize();
glutDisplayFunc(Draw);
glutMainLoop();
return 0;
}

Hasil setelah di kompile dari program SQUAD diatas adalah :

Menampilkan Polygon

Polygon atau segibanyak dapat dibentuk dengan menggunakan perintah GL_POLYGON di OpenGL.

Perintah sederhana menampilkan POLYGON adalah:

glBegin(GL_POLYGON);
glVertex3f(0.2, 0.2, 0.0);
glVertex3f(0.6, 0.1, 0.0);
glVertex3f(0.8, 0.3, 0.0);
glVertex3f(0.7, 0.6, 0.0);
glVertex3f(0.4, 0.8, 0.0);
glEnd();

Gambar yang hasil dari perintah diatas adalah :

Perintah lengkap menampilkan POLYGON dalam main program bahasa C adalah :
#include <gl/glut.h>
void Draw() {
glClear(GL_COLOR_BUFFER_BIT);
glColor3f(1.0, 1.0, 1.0);
glBegin(GL_POLYGON);
glVertex3f(0.2, 0.2, 0.0);
glVertex3f(0.6, 0.1, 0.0);
glVertex3f(0.8, 0.3, 0.0);
glVertex3f(0.7, 0.6, 0.0);
glVertex3f(0.4, 0.8, 0.0);
glEnd();
glFlush();
}
void Initialize() {
glClearColor(0.0, 0.0, 0.0, 0.0);
glMatrixMode(GL_PROJECTION);
glLoadIdentity();
glOrtho(0.0, 1.0, 0.0, 1.0, -1.0, 1.0);
}
int main(int iArgc, char** cppArgv) {
glutInit(&iArgc, cppArgv);
glutInitDisplayMode(GLUT_SINGLE | GLUT_RGB);
glutInitWindowSize(250, 250);
glutInitWindowPosition(200, 200);
glutCreateWindow(“Polygon”);
Initialize();
glutDisplayFunc(Draw);
glutMainLoop();
return 0;
}
Hasil setelah di kompile dari program POLYGON diatas adalah :

Menampilkan Triangle Fan

Triangle Fan adalah menghubungkan beberapa segitiga ke titik pusat. Untuk menampilkan Triangle fan, OpenGL menggunakan perintah GL_TRIANGLE_FAN.

Perintah dasar menampilkan Triangle Fan adalah :

glBegin(GL_TRIANGLE_FAN);
glVertex3f(0.2, 0.2, 0.0);
glVertex3f(0.6, 0.1, 0.0);
glVertex3f(0.8, 0.3, 0.0);
glVertex3f(0.7, 0.6, 0.0);
glVertex3f(0.4, 0.8, 0.0);
glEnd();

Gambar dari perintah dasar diatas adalah :

Program lengkap Triangle fan dalam fungsi main bahasa C adalah :

#include <gl/glut.h>

void Draw() {
glClear(GL_COLOR_BUFFER_BIT);
glColor3f(1.0, 1.0, 1.0);
glBegin(GL_TRIANGLE_FAN);
glVertex3f(0.2, 0.2, 0.0);
glVertex3f(0.6, 0.1, 0.0);
glVertex3f(0.8, 0.3, 0.0);
glVertex3f(0.7, 0.6, 0.0);
glVertex3f(0.4, 0.8, 0.0);
glEnd();
glFlush();
}

void Initialize() {
glClearColor(0.0, 0.0, 0.0, 0.0);
glMatrixMode(GL_PROJECTION);
glLoadIdentity();
glOrtho(0.0, 1.0, 0.0, 1.0, -1.0, 1.0);
}

int main(int iArgc, char** cppArgv) {
glutInit(&iArgc, cppArgv);
glutInitDisplayMode(GLUT_SINGLE | GLUT_RGB);
glutInitWindowSize(250, 250);
glutInitWindowPosition(200, 200);
glutCreateWindow(“Triangle Fan”);
Initialize();
glutDisplayFunc(Draw);
glutMainLoop();
return 0;
}

Setelah di kompile, maka hasilnya adalah :

Dasar-dasar menggambar dengan OpenGL

Wahyu Raja Reply 6:47 PM
Dasar-dasar menggambar dengan OpenGL mempunyai 10 buah bentuk geometris sederhana,biasa disebut 10 Geometris Primitif. Disebut primitif karena bentuk sederhana dan ditampilkan sangat cepat dan bisa dibentuk gambar yang lebih kompleks lagi dengan penggabungan gambar geometris primitif tersebut. 10 Geometris tersebut adalah Points (Point), Lines (Garis), Triangles (Segitiga), Triangle Strip (Segitiga Jalur), Quad Strip (Quad Jalur), Line Strip (Garis Jalur), Line Loop (Garis Looping), Quads (Quad), Polygon (Poligon), and Triangle Fan (Segitiga Fan).

Untuk menggambar geometris diatas, openGL menggunakan fungsi, yaitu :

  • GL_POINTS
  • GL_LINES
  • GL_TRIANGLES
  • GL_TRIANGLE_STRIP
  • GL_QUAD_STRIP
  • GL_LINE_STRIP
  • GL_LINE_LOOP
  • GL_QUADS
  • GL_POLYGON
  • GL_TRIANGLE_FAN

Mengambar Titik

Menggambar titik menggunakan perintah GL_POINTS dengan glVertex3f(x, y, z), dimana kordinat x sumbu horizontal, y sumbu vertikal dan kordinat z kearah kita. Koordinat dimulai dari kiri bawah, seperti gambar di bawah ini.

Untuk mulai menggambar titik kita menggunakan perintah GL_POINTS seperti dibawah ini
glBegin(GL_POINTS);
glVertex3f(0.2, 0.2, 0.0);
glVertex3f(0.8, 0.2, 0.0);
glVertex3f(0.2, 0.5, 0.0);
glVertex3f(0.8, 0.5, 0.0);
glVertex3f(0.2, 0.8, 0.0);
glVertex3f(0.8, 0.8, 0.0);
glEnd();
Sintak program menggambarkan grafik dalam sumbu x,y dan z adalah
Atau dalam bentuk lain yaitu

Untuk Kode program lengkap dalam Editor CodeBlocks adalah

#include <gl/glut.h>

void Draw() {
glClear(GL_COLOR_BUFFER_BIT);
glColor3f(1.0, 1.0, 1.0);
glBegin(GL_POINTS);
glVertex3f(0.2, 0.2, 0.0);
glVertex3f(0.8, 0.2, 0.0);
glVertex3f(0.2, 0.5, 0.0);
glVertex3f(0.8, 0.5, 0.0);
glVertex3f(0.2, 0.8, 0.0);
glVertex3f(0.8, 0.8, 0.0);
glEnd();
glFlush();
}

void Initialize() {
glClearColor(0.0, 0.0, 0.0, 0.0);
glMatrixMode(GL_PROJECTION);
glLoadIdentity();
glOrtho(0.0, 1.0, 0.0, 1.0, -1.0, 1.0);
}

int main(int iArgc, char** cppArgv) {
glutInit(&iArgc, cppArgv);
glutInitDisplayMode(GLUT_SINGLE | GLUT_RGB);
glutInitWindowSize(250, 250);
glutInitWindowPosition(200, 200);
glutCreateWindow(“Point”);
Initialize();
glutDisplayFunc(Draw);
glutMainLoop();
return 0;
}

Jalankan Program tersebut di CodeBlocks hasilnya seperti gambar di bawah ini

Gambar ini terdiri 6 buah titik berwarna putih.

Search

Ikuti Channel Youtube Aku Yaa.. Jangan Lupa di subscribe. Terima kasih.

Google+ Followers

Popular Posts

Translate